AIESEC Ajak Komunitas Jogja Peduli Isu Dunia

toni.itb

02 March 2018


AIESEC AJAK KOMUNITAS JOGJA PEDULI ISU DUNIA


Selain terkenal dengan program Global Volunteer, Global Entrepreneur dan Global Talent, AIESEC in UPNVY baru saja meluncurkan program baru yaitu Community Go Volunteer (CGV). Program besutan dari Department Public Relations ini bertujuan untuk mengumpulkan berbagai komunitas yang peduli dengan isu volunteering di Yogyakarta. Diselenggarakan di Hartono Mall, Rabu (21/02/2018),  CGV juga memiliki misi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya volunteering untuk memperbaiki isu-isu yang terjadi di dunia.

Program ini merupakan bentuk apresiasi AIESEC terhadap partner komunitas. Berbagai keuntungan bekerjasama dengan AIESEC antara lain dapat bergabung di acara AIESEC, showcase di media, hingga diskon menarik. Salah satu keuntungan dalam program CGV ini adalah anggota komunitas partner AIESEC bisa mendapatkan diskon exchange program Global Volunteer. “Anggota komunitas setelah register akan dapat diskon 500.000 untuk exchange. Kita juga kasih partnership fee 200.000 ke komunitas saat anggotanya pergi exchange. Sehingga tidak ada lagi alasan (mengikuti) exchange nggak ada biaya. Selain itu komunitas juga bisa mengadakan workshop dan akan kita support kontennya dan lain-lain,” ujar Herra Dwi, Vice President of Public Relations Department.

CGV AIESEC HERRA

Berbagai komunitas yang hadir diantaranya Earth Hour, 9cm, ISDP, Akademi Berbagi, Cagar Budaya Indonesia, Jogja SDGs, 1000 Guru, Saung Mimpi, KOPHI, dan WMI (World Merit Indonesia). Komunitas-komunitas tersebut mayoritas diinisiasi para pemuda dan fokus pada isu-isu relawan (volunteering) dan SDGs (Sustainable Development Goals). Contohnya komunitas 9cm atau singkatan dari Global Cigarettes Movement yang fokus pada isu kesehatan dan mengajak pemuda agar menyadari bahaya merokok. Begitu juga dengan komunitas 1000 guru yang ada di 38 wilayah di Indonesia. Komunitas ini i

ngin mengajak pemuda untuk mengajar sekaligus travelling di pelosok Indonesia. “Agar anak muda juga bisa melihat keindahan Indonesia. Ada juga program Smart Centre yaitu memberikan nutrisi makanan 3 bulan ke sekolah-sekolah,” ujar salah satu anggota komunitas saat ditemui di booth pameran.

Tak kalah menarik, hadir juga Exchange Participant Returnee yang berbagi pengalaman exchange mereka yang lalu. “Melalui Global Volunteer AIESEC aku bisa mewujudkan impian dan memberi dampak positif untuk orang lain. Aku jadi bisa beradaptasi dengan budaya berbeda. Service dari AIESEC juga baik karena selalu didampingi dari proses daftar hingga berangkat,” ujar Rafela, jurusan Hubungan Internasional 2015 yang mengikuti program Meet My World 2 di Denizli, Turki. Hadir juga Hastrio Widodo dari jurusan Manajemen 2014 yang berbagi cerita saat menjalani program pertukaran pemuda di Taiwan.

CGV AIESEC Rhio

Melalui acara ini, pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan komunitas-komunitas di Jogja atau bahkan mendaftar untuk bergabung. Bagi yang tertarik mengikuti program pertukaran pemuda AIESEC juga bisa langsung bertanya di booth atau kepada EP Returnee.


comments
no comment

LAINNYA