SHARE :
Mengapa Perusahaan Lebih Memilih Fresh Graduate Dibandingkan Tenaga Profesional
Dok. BEM FP

Yudi Kobo

23 January 2018


MENGAPA PERUSAHAAN LEBIH MEMILIH FRESH GRADUATE DIBANDINGKAN TENAGA PROFESIONAL


Calon pegawai yang baru lulus kuliah mungkin merasa canggung saat melangkah ke tempat wawancara kerja. Kita tidak tahu hal apa yang akan dihadapi di ruang wawancara kelak. Memang, kita sudah belajar dari berbagai artikel dan cara-cara menghadapi perekrut. Tapi, segala simulasi tersebut sepertinya tidak cukup.

Belum lagi, saat di ruang tunggu kita bertemu dengan kandidat yang ternyata sudah berpengalaman kerja sebelumnya. Nyali kita semakin menciut. Kepercayaan diri menurun. Kita berpikir akan kalah dalam persaingan ini.

Padahal, perusahaan punya banyak pertimbangan sebelum memilih kandidat pegawai terbaik. Semua tergantung pada performa kita saat wawancara kerja dan kebutuhan perusahaan itu sendiri. Ada perusahaan yang memang berani membayar mahal seorang pegawai profesional dengan risiko kesulitan beradaptasi dengan budaya kerja baru.

Namun, ada pula perusahaan yang mau bekerja sama dengan karyawan yang baru lulus kuliah, dengan potensi dan kemampuan menyerap pelajaran yang cepat. Berikut alasan perusahaan lebih memilih kandidat fresh graduate dibanding tenaga kerja profesional seperti disarikan dari situs HR In Asia.

Kesempatan untuk pelatihan dan membina bakat

Kandidat yang baru lulus seperti kertas kosong. Kamu mungkin belum memiliki perspektif tentang isu-isu di tempat kerja. Kamu bahkan belum tahu apa arti budaya tempat kerja yang ideal. Jadi, perusahaan bisa “membentuk” Kamu untuk menjadi pegawai yang dibutuhkan dan cocok dengan organisasi.

Inilah kesempatan manajer SDM untuk menciptakan bakat baru, menyiapkan talenta sebagai pengganti pegawai senior kelak, dan mendorong profesional generasi berikutnya. Seiring berjalannya waktu, dengan pengalaman dan budaya kerja yang positif, para amatir seperti Kamu segera menjadi profesional.

Pengeluaran perusahaan lebih rendah

Gaji awal untuk lulusan baru jauh lebih rendah daripada tenaga profesional. Pengusaha juga akan lebih mudah memberikan alasan kepada Kamu: karena kurangnya pengalaman, keterampilan, pengetahuan industri yang masih minim, dan masih banyak lagi.

Namun, bukan berarti perusahaan bisa seenaknya menawarkan gaji rendah dan Kamu menyetujuinya. Kamu juga harus bisa bernegosiasi untuk mendapat penghasilan yang pantas. Tapi, satu hal yang perlu Kamu maklumi bahwa gaji yang akan didapat pasti lebih rendah daripada kandidat berpengalaman.

Mendapatkan pekerja yang loyal dan berkomitmen

Kandidat pegawai yang baru lulus adalah aset berharga yang bisa dimiliki perusahaan. Kamu bisa menawarkan komitmen yang lebih tinggi, dibandingkan dengan saingan yang lebih profesional. Kebanyakan kandidat fresh graduate adalah generasi muda yang belum menikah, jadi tidak memiliki pasangan atau anak. Kamu memang belum memikirkan biaya rumah atau sekolah anak. Individu yang independen ini bersedia bekerja lebih keras, lembur, dan  fleksibel untuk beradaptasi, belajar dan tumbuh.

Pegawai fresh graduate bisa mendukung menciptakan budaya inovasi

Dalam kebanyakan kasus, pegawai fresh graduate datang ke dunia kerja dengan gagasan baru, bakat baru dan konsep yang belum pernah diterapkan sebelumnya. Kamu sudah siap dengan inovasi, dan berani menghadapi risiko yang lebih tinggi daripada rekan kerja yang berpengalaman. Pegawai senior biasanya akan cenderung memilih keamanan dan keamanan di atas segalanya.

Pegawai muda lapar akan pengetahuan baru yang bisa menjadi gagasan cemerlang sehingga memberi nilai lebih pada kinerja dan budaya perusahaan. Memang, lulusan baru ini tidak memiliki pengalaman kerja, tapi lahir dan besar di lingkungan digital, sehingga memiliki banyak pengetahuan.

Jadi, buat para kandidat pegawai yang baru pertama kali melamar kerja, tidak perlu minder pada saingan yang sudah berpengalaman. Tunjukkan saja kemampuan terbaik selama proses melamar kerja. Percaya pada diri dan kemampuan. Semoga Kamu mendapat pekerjaan impian.


Sumber : HR In Asia

SHARE : LINE

comments
no comment

LAINNYA