Misteri Geologi di Antartica Dibeberkan di UPN
Dok. Cozer

Lucia Yuriko

05 December 2017


MISTERI GEOLOGI DI ANTARTICA DIBEBERKAN DI UPN


Antartika sebagai benua terdingin masih mengundang banyak pertanyaan. Minimnya akses hingga biaya yang tidak sedikit, seringkali menjadi hambatan untuk menjejakkan kaki kesana. Bulan Maret lalu, Nugroho Imam Setiawan S.T., M.T., Ph.D, baru saja pulang setelah 3 bulan melakukan penelitian. Setelah bertahun-tahun tidak ada orang Indonesia yang kesana, beliau pun berbagi cerita dan ilmu nya dalam acara “Mystery of Geology Antartica” di FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta, Sabtu (02/12/2017).

“Di Antartika, selain fungi, dan bakteri ada 1000-5000 orang yang nekat hidup disana dan beliau sebagai satu-satunya orang Indonesia,” ujar Dr. Ir. Joko Susilo, M.T., wakil dekan 3 Falkultas Teknologi Mineral.

Nugroho Setiawan 2

Ekpedisi tahunan yang diikuti Nugroho merupakan program dari Japanese Antartic Research Expedition 58th dan diikuti 80 orang dengan 8 geologist.  Tugasnya mencatat cuaca harian, yang bisa mencapai -7 derajat. “Kenapa penelitian di Antartika penting, karena dapat berpengaruh pada suhu laut, menyimpan informasi penting bidang geologi, dan pusat break-up informasi Gondwanaland. Karena benua ini tidak diklaim oleh negara manapun, maka dilindungi oleh traktat Antartika,” ujar lulusan S3 Kyushu University Japan ini.

Untuk bisa mengikuti ekspedisi ini, Nugroho telah mendaftar sejak tahun 2010 dan berkompetisi dengan negara Asia lainnya. Kini Ia fokus meneliti sampel batuan yang Agustus lalu dikirim. “Saya sampai diinterogasi Imigrasi karena belum pernah ada pengiriman batuan sebanyak itu sepanjang sejarah,” ujarnya. (Lucia Yuriko)


comments
no comment

LAINNYA